Sukma Setyo Aji

Berpacu Menjadi Yang Terbaik

Deklarasi Kesetiaan Pancasila Mahasiswa Universitas Airlangga

diposting oleh sukma-setyo-aji-fst17 pada 08 August 2017
di Training Of Trainee AMERTA - 0 komentar

Rekan-rekan mahasiswa UNAIR yang menjunjung tinggi prinsip excellence with morality! Sebuah salam, atau kalimat-kalimat keagamaan lainnya harus mengekspresikan penyebaran energi positif kasih sayang bagi sesama. Baik salam, takbir dan berbagai seruan bernada keagamaan apa pun, tidak ada esensinya jika hanya membagi-bagi kebencian dengan bahasa geram. Maka, izinkan kami mengucap salam dengan damai sebagai rasa persatuan. Assalamualaikum Wr. Wb. Salam sejahtera untuk kita semua

Bangsa Indonesia sudah lama bertahan dengan corak multikultural atau bahkan multi minoritasnya. Sebagai negara yang baru yang sangat heterogen komposisi penduduknya, pasti melakukan upaya keras untuk membentuk suatu identitas bangsa-negara baru untuk melakukan konsolidasi dan integrasi nasional. Berangkat dari kepahaman diatas, Pacasila adalah jawaban dari refleksi ideologi kolektif dari berbagai kemajemukan bangsa ini. Semenjak pancasila telah disepakati sebagai dasar negara, maka sejak saat itu dia bersifat final. Ini adalah hasil dari sejarah tanah air kita yang sangat dinamis, mulai dari zaman purba, kerajaan, hingga berakhirnya penjajahan.

Rekan-rekan mahasiswa UNAIR yang peduli terhadap nasib bangsa kita! Mungkin, jika terdapat kesangsian terhadap Pancasila, menurut hemat kami terhadap banyak kemungkinan. Diantara, pertama, tidak adanya kepahaman secara holistik dan komprehensif mengenai Pancasila. Kedua, aktualisasi Pancasila belum benar-benar sesuai dengan yang diharapkan. Seandainya implementasi Pancasila oleh negara dan bangsa Indonesia benar-benar nyata, tidak akan ada pertentangan-pertentangan yang perlu didiskusikan. Seturut itu pula, jika mempersoalkan berbagai persoalan bangsa ini, jangan berpikir sumbu pendek untuk mengganti dasar negara.

Cita-cita mengganti dasar negara Pancasila dengan dasar lain, selain hanya nyanyian sumbangan sejarah, berarti membangkitkan kembali perdebatan yang menunjukkan kita telat lahir akibat kurang membaca sejarah. Selain itu juga hanya menambah beban persoalan bangsa dengan permasalahan perpecahan saja. Bukan menjadi solusi.

Rekan-rekan mahasiswa UNAIR yang berlatar belakang nasionalis, agamis, dan seterusnya. Kami ingin mengajak pada satu ikrar kebersamaan, bawa apapun ideologi yang kita usung, bagaimana bentuk aliran keagamaan yang kita perjuangkan, tapi satu: jangan rubah Indonesiaku!

Rekan-rekan mahasiswa UNAIR yang peduli keutuhan bangsa! Mari, kita lafalkan pancasila bersama sebagai wujud ikrar dan kesetiaan kita kepada Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

PANCASILA

1. KETUHANAN YANG MAHA ESA

2. KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB

3. PERSATUAN INDONESIA

4. KERAKYATAN YANG DIPIMPIN OLEH HIKMAT KEBIJAKSANAAN DALAM PERMUSYAWARATAN PERWAKILAN

5. KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA

Surabaya, 6 Agustus 2017

Tertanda

 

 

Sukma Setyo Aji

Mahasiswa Universitas Airlangga 2017

 

http://web.unair.ac.id/

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :